Kabar duka menyelimuti Kota Padang setelah seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) menabrakkan sepeda motor ke tembok Masjid Al-Hidayah di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo. Akibat insiden tragis pada Jumat (19/4/2024) sore tersebut, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial MF (7) meninggal dunia.
Kapolsek Nanggalo, AKP Syukur Hendri Saputra, mengonfirmasi penangkapan terhadap siswa SMP berinisial R (14) yang diduga mengendarai sepeda motor tersebut. “Pelaku sudah kita amankan di Polsek Nanggalo,” ujarnya, seperti dikutip dari detik.com. Pihaknya menjelaskan bahwa R diduga mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali hingga menabrak tembok masjid dan mengenai korban yang sedang bermain di sekitar lokasi.
Kejadian nahas ini bermula saat R berboncengan dengan temannya melaju kencang di jalan tersebut. Setiba di dekat masjid, motor yang dikendarainya oleng dan menabrak tembok, kemudian mengenai MF yang sedang bermain tak jauh dari sana. Korban mengalami luka parah di kepala dan meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.
Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku. Saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan untuk melengkapi penyelidikan. Kasus ini kini ditangani oleh Unit Lakalantas Polresta Padang.
Tragedi ini menjadi pelajaran pahit tentang pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak yang belum cukup umur dalam mengendarai kendaraan bermotor.
Pihak sekolah dan masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, terutama di lingkungan permukiman dan tempat ibadah. Keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan atas kehilangan putra tercinta mereka.
Suasana duka mendalam terasa di sekitar Masjid Al-Hidayah pasca kejadian tragis tersebut. Warga setempat mengecam tindakan ugal-ugalan yang dilakukan oleh siswa SMP tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwajib.
Lebih lanjut, AKP Syukur Hendri Saputra menekankan pentingnya peran serta orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak di luar rumah, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor.