Medan, Sumatera Utara – Aksi premanisme kembali terjadi di Kota Medan. Seorang pemuda yang mengaku sebagai wartawan diduga melakukan pemukulan terhadap seorang pegawai biliar di sebuah lokasi di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang. Insiden pukuli pegawai ini terjadi pada hari Selasa, 8 April 2025, sekitar pukul 22.00 WIB dan terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area tersebut.
Korban, yang diketahui bernama Rian (23), mengalami luka memar di bagian wajah dan tubuh akibat pukuli pegawai yang dilakukan oleh pelaku. Berdasarkan keterangan saksi mata, kejadian bermula ketika pelaku datang ke lokasi biliar bersama seorang rekannya. Diduga terjadi kesalahpahaman terkait pembayaran atau penggunaan fasilitas biliar yang berujung pada adu argumen.
“Tiba-tiba pelaku marah dan langsung pukuli pegawai kami. Dia sempat mengaku sebagai wartawan saat cekcok,” ujar Anton, pengelola tempat biliar, Rabu (9/4/2025). Anton menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sunggal pada Rabu dini hari, dengan harapan pelaku segera ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya.
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Ginting, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan terkait dugaan pukuli pegawai tersebut. “Kami sudah menerima laporan dari pihak korban dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim Reskrim sudah bergerak untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku,” tegas Kompol Bambang. Pihaknya juga akan mendalami pengakuan pelaku yang mengaku sebagai wartawan.
Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan dengan jelas bagaimana pelaku melakukan pemukulan terhadap korban. Polisi akan menjadikan rekaman ini sebagai salah satu alat bukti penting dalam proses penyelidikan. Kasus ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang terjadi di Medan dan menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian untuk segera menindak tegas para pelaku premanisme.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Identitas pelapor akan dirahasiakan demi keamanan. Diharapkan, pelaku yang telah melakukan pukuli pegawai ini dapat segera diamankan dan proses hukum dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.