Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Medan, Sumatera Utara, di mana sebuah mobil Porsche menabrak bagian depan Markas Komando (Mako) Satuan Samapta Polrestabes Medan hingga mengalami kerusakan parah. Peristiwa mobil Porsche menabrak ini terjadi pada hari Rabu dini hari, 30 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Putri Hijau, Medan Barat. Diduga kuat, pengemudi mobil mewah tersebut dalam kondisi hilang kendali akibat pengaruh alkohol.

Menurut keterangan dari Kasat Lantas Polrestabes Medan, Kompol Budi Hartanto, S.I.K., kejadian bermula ketika sebuah mobil Porsche bagian pagar dan fasad depan Mako Samapta secara tiba-tiba. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan pada bangunan Mako, termasuk bagian pos penjagaan dan taman depan. Mobil mewah berwarna abu-abu tersebut juga mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Petugas piket Mako Samapta yang mendengar suara benturan keras segera keluar dan mengamankan pengemudi mobil Porsche menabrak tersebut. Identitas pengemudi diketahui bernama Riko Pratama (35 tahun), seorang warga Medan. Saat diamankan, tercium aroma alkohol yang kuat dari mulut pengemudi. Petugas kemudian menghubungi Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polrestabes Medan untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami telah mengamankan pengemudi dan mobil Porsche yang menabrak Mako Samapta. Dugaan sementara, pengemudi dalam keadaan mabuk saat mengendarai kendaraannya sehingga hilang kendali dan menabrak bangunan Mako,” ujar Kompol Budi Hartanto saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Rabu pagi. Pihaknya juga menambahkan bahwa pengemudi saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit Laka Lantas Polrestabes Medan.

Akibat insiden mobil Porsche menabrak ini, bagian depan Mako Samapta mengalami kerusakan yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian akan melakukan pendataan kerugian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses perbaikan. Sementara itu, pengemudi Porsche terancam dijerat pasal tentang mengemudi dalam keadaan mabuk yang menyebabkan kerusakan properti. Insiden ini menjadi perhatian serius dan pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengemudi dalam keadaan mabuk demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.