Medan Belawan, Medan – Sebuah insiden tragis menggemparkan kawasan Medan Belawan, di mana seorang pria nekat menembak seorang remaja berusia 16 tahun hingga tewas. Peristiwa berdarah ini diduga kuat dilatarbelakangi oleh dendam lama antara pelaku dan korban. Kejadian ini sontak menimbulkan keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat setempat.
Menurut informasi awal dari pihak kepolisian, insiden penembakan terjadi pada Sabtu (27/4/2024) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan TM Pahlawan, Lorong 7, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan. Korban, yang diidentifikasi sebagai Muhammad Irfan (16), meninggal dunia akibat luka tembak di bagian dada. Sementara itu, pelaku penembakan, yang diketahui bernama Mhd. Arif (30), berhasil melarikan diri usai melakukan aksinya dan kini tengah dalam pengejaran pihak berwajib.
Motif utama di balik aksi brutal ini diduga kuat adalah dendam terkait perkelahian yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melalui Kasat Reskrim AKP Riffi Mahardhika, membenarkan bahwa dendam menjadi latar belakang penembakan ini. Saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi dan keberadaan pelaku.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak benar. Pihaknya juga berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya. Tim gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan telah dibentuk untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka. Keamanan di sekitar lokasi kejadian juga ditingkatkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kasus penembakan ini menjadi pengingat akan bahaya menyimpan dendam dan pentingnya penyelesaian masalah secara damai. Masyarakat Medan Belawan berharap agar pelaku segera tertangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan konflik.
Polisi juga mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Upaya pencarian pelaku terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unit kepolisian. Diharapkan pelaku dapat segera diamankan dan proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.