Kabar duka menyelimuti Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah insiden tragis merenggut nyawa dua warganya. Sebuah tembok bangunan di Jalan Merci Raya, Komplek Merci Barn, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan dilaporkan runtuh dan menimpa korban, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (27/4/2024) sore dan dengan cepat menyebar melalui berbagai kanal informasi.

Diduga kuat, tembok yang merupakan pembatas proyek perumahan menjadi pemicu runtuhnya tembok tersebut. Akibatnya, dua nyawa tak berdosa melayang, yakni ibu dan anak. Sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka. Identitas lengkap para korban adalah Rosliana (40) dan anaknya, Balqis (5) yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban luka adalah Nur Asmah (38) yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian dan warga setempat segera bergerak menuju lokasi kejadian setelah laporan diterima. Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah reruntuhan tembok yang berserakan. Pihak kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden tragis ini dan memastikan apakah ada unsur kelalaian di dalamnya.

Tragedi ini menjadi sorotan tajam terkait pentingnya pengawasan terhadap standar keamanan bangunan, terutama di area proyek pembangunan dan pemukiman padat. Masyarakat Deli Serdang berharap pemerintah daerah dan pihak pengembang dapat mengambil langkah konkret untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, termasuk melakukan inspeksi rutin terhadap bangunan-bangunan yang berpotensi membahayakan dan memastikan kepatuhan terhadap protokol keselamatan.

Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Semoga arwah kedua korban, Rosliana dan Balqis, diterima di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah yang berat ini.

Nur Asmah juga diharapkan segera pulih dari luka-lukanya. Deli Serdang berduka, dan kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam setiap aktivitas pembangunan.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca, terimakasih !