Keanekaragaman hayati adalah kekayaan planet kita, namun sayangnya, banyak spesies tanaman, termasuk tanaman buah, yang telah punah karena berbagai faktor. Kehilangan ini bukan hanya sekadar berkurangnya varietas makanan, tetapi juga hilangnya potensi genetik dan ekologis yang tak ternilai. Berikut 5 tanaman buah yang diketahui telah punah di berbagai belahan dunia:
- Silphium (Kuno): Meskipun lebih dikenal sebagai tanaman herbal, silphium dari Afrika Utara kuno juga menghasilkan buah yang kemungkinan dikonsumsi. Tanaman ini sangat penting bagi ekonomi kota Cyrene dan punah pada zaman Romawi akibat eksploitasi berlebihan karena nilai medis dan kulinernya. Detail rasa buahnya sayangnya tidak banyak terdokumentasikan.
- Saint Helena Olive (Nesiota elliptica): Pohon zaitun endemik Pulau Saint Helena ini menghasilkan buah kecil seperti zaitun. Punahnya disebabkan oleh deforestasi dan introduksi spesies invasif seperti kambing dan kelinci. Pohon terakhir dilaporkan mati pada awal abad ke-20.
- Lagenaria guianensis (Kemungkinan Punah): Anggota keluarga labu-labuan ini dulunya ditemukan di Amerika Selatan tropis. Meskipun beberapa catatan menunjukkan buahnya bisa dimakan saat muda, deforestasi dan perubahan habitat kemungkinan besar menyebabkan kepunahannya. Statusnya saat ini masih diperdebatkan, namun sangat langka dan mungkin punah di alam liar.
- Kokio cookei: Pohon bunga sepatu endemik Hawaii ini menghasilkan buah kapsul yang kering, namun kerabatnya menghasilkan buah yang bisa dimakan. Kokio cookei punah di alam liar akibat hilangnya habitat dan persaingan dengan spesies invasif. Upaya konservasi melalui penanaman di penangkaran berhasil menyelamatkan spesies ini dari kepunahan total, namun tidak lagi tumbuh liar.
- Maba buxifolia (Kemungkinan Punah): Pohon eboni kecil dari Mauritius ini menghasilkan buah beri kecil. Punahnya disebabkan oleh hilangnya habitat akibat konversi lahan untuk pertanian dan introduksi spesies invasif. Meskipun ada upaya konservasi, keberadaannya di alam liar sangat diragukan.
Kepunahan tanaman buah ini adalah pengingat penting tentang dampak aktivitas manusia terhadap keanekaragaman hayati. Upaya konservasi dan pelestarian habitat menjadi krusial untuk mencegah lebih banyak spesies buah dan tanaman lainnya lenyap dari muka bumi.